#polresboyolaliBerita TerkiniBhabinkamtibmasBoyolaliMitra PolisiSemua Berita

Polsek Musuk Monitoring dan Pengamanan Rangkaian Kegiatan Hari Raya Nyepi di Kecamatan Tamansari

Boyolali – Polsubsektor Tamansari Polsek Musuk menggelar rangkaian pengamanan dan monitoring perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947/2025 Masehi di Kecamatan Tamansari berlangsung khidmat dan penuh toleransi pada Sabtu (28/3/2025). Bertempat di Pura Bhuana Puja Dusun Tagung Gede serta Lapangan Dusun Wonodadi, Desa Karanganyar, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 500 orang dari berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Boyolali Ida Hermawati, Pembina Masyarakat Hindu Kemenag Kanwil Provinsi Jateng Eko Pujianto, serta perwakilan Forkopimcam Tamansari. Hadir pula Kapolsubsektor Tamansari Iptu Agus Pranoto, Kepala Desa Karanganyar Maryono, Ketua PHDI Kecamatan Tamansari Sunarto, dan Ketua Panitia Endri Setiyawan.

Perayaan diawali dengan persembahyangan umat yang dipimpin oleh Pinandita Suwandi pada pukul 15.30 WIB, dilanjutkan dengan kirab Ogoh-Ogoh yang berlangsung meriah. Arak-arakan ini berakhir di Lapangan Wonodadi sekitar pukul 17.45 WIB, di mana masyarakat tetap menjaga kerukunan dalam beragama walaupun banyak dari masyarakat yang menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam di tempat tersebut dengan tertib turut menyaksikan kehadiran umat Hindu dalam kirab Ogoh-Ogoh sebagai simbol angkara murka yang nantinya akan disucikan dalam prosesi Pangrupekan.

Acara seremonial Pangrupekan Ogoh-Ogoh dimulai pukul 20.45 WIB dengan berbagai rangkaian, termasuk tarian tradisional, doa bersama, serta sambutan dari berbagai tokoh. Ketua panitia menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, menekankan pentingnya perayaan ini sebagai simbol keseimbangan alam dan kerukunan umat beragama, terlebih karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Kepala Desa Karanganyar, Maryono, menegaskan bahwa acara ini menjadi bukti nyata keberagaman yang harmonis di desanya. “Kita bisa bersatu padu dalam perayaan ini. Tidak hanya umat Hindu, tetapi seluruh warga, termasuk umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa, turut serta mendukung. Ini adalah wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman ini juga berkat sinergi antara seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah, yang telah berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan keamanan,” ujarnya.

Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Musuk bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada umat Hindu dalam menjalankan ibadah Hari Raya Nyepi. “Polres Boyolali berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan umat Hindu dalam menjalankan ibadahnya. Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Nyepi berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Pengamanan ini juga merupakan wujud nyata dari toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Boyolali,” ujar AKBP Rosyid Hartanto.

Ia juga mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menjaga situasi kondusif selama kegiatan berlangsung. “Kerja sama antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang harmonis. Semoga semangat toleransi dan persatuan ini terus terjaga di Boyolali,” tambahnya.

Puncak acara berlangsung pukul 22.00 WIB dengan prosesi Tancap Kayon yang diawali penjemputan Ogoh-Ogoh oleh Kepala Desa Karanganyar. Ritual ini diiringi dengan drama tari dan pentas Ogoh-Ogoh, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama.

Kapolsubsektor Tamansari Iptu Agus Pranoto, selaku penanggung jawab wilayah hukum, juga hadir langsung memimpin personel, didukung personel Koramil Musuk serta personel Trantib Kecamatan Tamansari bersinergi dalam pengamanan. “Kami memastikan pengamanan berjalan optimal agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta masyarakat sangat terlihat dalam perayaan ini. Semoga semangat kebersamaan dan toleransi yang telah terjalin dapat terus dijaga dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, perayaan Hari Raya Nyepi di Kecamatan Tamansari berlangsung lancar, mencerminkan indahnya harmoni dalam keberagaman. Semoga kegiatan ini terus menjadi simbol persatuan dan kebersamaan di tahun-tahun mendatang.

Related Posts