#polresboyolaliBerita TerkiniBerita TerpopulerBoyolaliMitra PolisiSemua Berita

Kapolri ke Sumsel, Kunjungi Keluarga AKP Anm Lusiyanto dan Aipda Anm Petrus Apriyanto

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertolak menuju Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan (Sumsel). Kapolri akan bersilaturahmi dengan keluarga AKP (Anumerta) Lusiyanto dan Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto yang gugur ditembak oknum TNI saat menggerebek area judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan.

Kapolri terbang menuju Sumatera Selatan dari Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Kapolri didampingi Dankorbrimob Polri Komjen Imam Widodo, As SDM Polri Irjen Anwar, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Pangdam Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis hingga Wakabaintelkam Polri Irjen Yuda Gustawan.

Setibanya di Sumsel, Kapolri akan terlebih dahulu mengunjungi kediaman kakak AKP (Anumerta) Lusiyanto di Buay Madang Timur, Oku Timur. Kapolri dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Setelah itu, Kapolri akan bergerak menuju kediaman orang tua Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto di Buay Madang, Oku Timur. Kapolri akan menyampaikan dukacita mendalam kepada ayah, ibu, istri dan anak dari Aipda Petrus.

Sebelumnya, Kapolri dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga telah menemui keluarga Briptu (Anumerta) Ghalib Surya Ganta di Lampung Selatan, Lampung. Kapolri menyampaikan dukacita atas gugurnya Ghalib karena ditembak saat menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.

“Mohon maaf baru bisa bersama dengan Panglima (TNI) hari ini. Yang jelas dari kami, Pak Panglima menyampaikan dukacita yang mendalam dan kami dengan Pak Panglima juga sepakat kita lakukan penegakan aturan sesuai dengan harapan keluarga,” kata Jenderal Sigit di rumah duka di Jalan M Yunus, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Rabu (26/3).

“Memang semuanya tidak ada yang menginginkan itu… musibah tidak ada yang tahu. Terus berdoa untuk seluruh keluarga, kita sama-sama memproses dari sisi kami dan sisi Panglima untuk semuanya bisa tuntas,” tambahnya.

Kapolri berharap dari keluarga Ghalib ada yang mau melanjutkan cita-cita korban berkarir di Polri. Dia meminta sepupu Ghalib, Daffa Shiddiq Erlanga, untuk siap-siap ikut tes di kepolisian jika sudah lulus SMA.

“Walaupun almarhum saat ini sudah tidak ada, tapi ibu kakak Ghalib menjadi keluarga besar kita, kalau memang ada yang mau melanjutkan Ghalib, kalau memang sudah bulat melanjutkan cita-cita almarhum,” ucapnya.

Seperti diketahui, tiga orang anggota polisi gugur saat membubarkan sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Kepergian tiga polisi itu meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan anggota Polri.

Sementara itu, dua oknum TNI yang menembak tiga polisi di Way Kanan, Lampung, berinisial Kopda Basar dan Peltu L, resmi jadi tersangka. Penetapan keduanya berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim gabungan.

Related Posts