Polres Boyolali – Selasa siang (29/08) kemarau yang terjadi saat ini terasa di beberapa wilayah di Jawa Tengah, tidak terkecuali Boyolali, belakangan ini hujan sudah berkurang sehingga menyebabkan petani tidak lagi bercocok tanam padi hanya terlihat hamparan sawah menjadi kering dari pancaran matahari yang menyengat.
Dalam situasi kemarau akan mempengaruhi hasil komoditas pangan khususnya padi akan berkurang, dalam memantau situasi kemarau yang terjadi saat ini Polsek Sambi Polres Boyolali dengan di pimpin Kapolsek AKP Bambang Kadarisman bersama anggota melakukan patroli kewilayahan dalam rangka melihat kondisi masyarakat, petani dan daerah rawan kebakaran maupun kelangkaan air bersih di 16 desa se Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali.
Kegiatan patroli kewilayahan yang dilakukan jajaran Polsek Sambi pada musim kemarau saat ini sangat penting dilakukan dalam rangka memantau masyarakat di perdesaan dengan harapan apa yang dirasakan masyarakat dapat segera diketahui oleh aparat Kepolisian sebagai bahan masukan dan koordinasi dengan pemerintah daerah dampak terjadinya kemarau saat ini, serta akan mempengaruhi hasil pertanian, sosial ekonomi di masyarakat dan masyarakat perlu waspada kebakaran pada musim kemarau saat ini, tutur AKP Bambang Kadarisman ( Kapolsek Sambi ) mewakili Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi S.I.K,M.Si
16 Desa di Kecamatan Sambi yang masih dapat bercocok tanam padi hanya 2 Desa sedangkan 14 Desa lainnya merupakan sawah tadah hujan, Desa Catur dan Desa Canden adalah persawahan yang mendapat pengairan/irigasi dan sekitar embung dapat bercocok tanam padi yang telah di bangun sebelumnya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali.
Pada kesempatan melakukan Patroli kewilayahan sejenak menyambangi petani di Desa Catur Kecamatan Sambi yang sedang memanen padi dengan hasil cukup bagus, dan berkesempatan memberikan himbauan kamtibmas untuk lebih waspada terjadinya Kebakaran di lingkungan perkampungan atau tempat tinggal.
Dalam melakukan kegiatan patroli terpantau untuk di wilayah Kecamatan Sambi belum diketemukan adanya keluhan masyarakat mengenai kekurangan air bersih, masyarakat Sambi mendapat pasokan air bersih dari umbul Tlatar Boyolali dan sumber mata air atau sumur tidak terlalu susah dan sebagian besar masyarakat memiliki sumur masing-masing.
(Humas Sambi)